Artikel

Pj Wako Hadiri Musrenbangnas 2024 di JCC

07 May 2024 by Arta Toli

 23

663975a30389c.jpeg


JAKARTA-Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa menghadiri acara musyawarah perencanaan pembangunan nasional (Musrenbangnas) tahun 2024 yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senin (6/5).
Musrenbangnas kali ini merupakan momentum penting dalam menyempurnakan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah (RARKP) tahun 2025.
Dihadiri oleh kepala daerah se-Indonesia, Musrenbangnas ini menjadi wadah penting bagi para pemimpin daerah di seluruh Indonesia untuk berkumpul, membahas rencana pembangunan nasional, dan mendengarkan langsung arahan Presiden Joko Widodo tentang pembangunan nasional.
Sementara itu, Presiden Jokowi yang hadir langsung bersama Wapres, KH Ma’ruf Amin kembali mengingatkan kondisi ekonomi global saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Menurut dia, banyak negara kini menuju arah resesi, dua di antaranya adalah Inggris dan Jepang.
"Kita tahu beberapa negara berada pada posisi resesi seperti Jepang dan Inggris, dan sebagiannya berada pada posisi menuju ke sana, menuju pada resesi," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan pertumbuhan global diperkirakan hanya tumbuh 3,2 persen. Dampak runtutan dari COVID-19 juga masih terasa sampai sekarang. Sehingga, diperlukan kehati-hatian dalam mengelola apapun, terutama ekonomi dan APBN.
"Kita dalam mengelola fiskal, mengelola anggaran betul-betul harus detail, betul-betul harus hati-hati. Jangan sampai ada yang meleset dari rencana yang sudah kita buat dan betul-betul memperhatikan skala prioritas," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyatakan saat ini negara-negara sedang ditakutkan oleh dua hal yaitu harga minyak dan skala bunga pinjaman.
"Karena begitu bunga pinjaman naik sedikit saja beban pada fiskal sangat besar. Sekali lagi oleh sebab itu kita harus betul-betul hati-hati dalam mengelola setiap rupiah anggaran yang kita miliki," ungkapnya.
Jokowi juga mengungkapkan, saat ini pemerintah telah memiliki rencana pembangunan jangka panjang dan menengah.
Namun, perihal sinkronisasi pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah jadi perhatiannya saat ini.
"Kita telah memiliki rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah dan kita masing-masing telah memiliki rencana kerja pemerintah. Tetapi yang belum adalah sinkron atau tidak. Rencana besar dari yang kita miliki ini yang belum, oleh sebab itu sinkronisasi itu jadi kunci," pungkasnya.
Ikut mendampingi Pj Wako, Kadis Kominfotiksan, M Johan Iman Sitepu, Kadis Kesehatan, Erwin Armeidi, mewakili Kepala Bappedalitbang, Umar Diharja, dan dari Prokopim. (*/net)

Komentar

Copyright 2020 @ Silampari